Kadis Kesehatan Banjarmasin Positif Covid-19

Vaksin Covid-19. Foto: Reuters

Kabar mengejutkan datang dari lingkup Pemko Banjarmasin di tengah upaya meredam sebaran Covid-19 dan banjir besar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi, positif terkonfirmasi Covid-19 pada Jumat (22/1/2021).

Sekretaris Pengurus Masjid Al Jihad Banjarmasin, Hairil Muhaidi, membenarkan kabar yang beredar di kalangan jemaah Masjid Al Jihad Banjarmasin bahwa Machli Riyadi tekonfirmasi positif Covid-19.

“Keterangan yang membuat anu (poster, red), itu sudah permintaan keluarga, sepengetahuan keluarga. Hanyar aja beritanya tahu jua nih. Kita kada tahu jua, tiba-tiba ada di WA itu kan ucapan gitu nah,” kata Hairil Muhaidi kepada wartawan, Jumat (22/1/2021).

Menurut dia, sosok Machli Riyadi sebagai jemaah Masjid Al Jihad. Hairil berkata pihak keluarga Machli mengizinkan pengumuman konfirmasi positif Covid-19 tersebut.

Pakar Covid-19 dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Iwan Aflanie, berkata ada kecenderungan penderita Covid-19 naik di Kalsel. Ia memprediksi Kalsel belum aman dari serangan Covid-19, masih kategori sedang sampai tinggi.

“Ditambah lagi adanya banjir, menambah resiko karena 3M tidak bisa sepenuhnya dilaksanakan protokolnya,” ujar Iwan.

BACA JUGA  Jembatan Putus di Ruas Jalan Nasional Kalsel-Kaltim

Iwan juga mewanti-wanti potensi munculnya klaster baru di pengungsian korban banjir. Itu sebabnya, ia meminta ada rapid test massal di titik-titik pengungsian, sehingga bisa memastikan tidak ada yang tertular Covid-19.

“Sangat besar kemungkinan terjadi klaster baru pengungsian. Prinsip 3M selayaknya tetap dilaksanakan, namun karena kondisi pengungsian karena berbagai macam keterbatasan, menyebabakan salah satu faktor menghindari kerumunan sama menjaga jarak ini sangat sulit dilakukan,” kata Iwan.

Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Bawaslu Kalsel Dampingi Ketua Bawaslu Kotabaru ke DKPP

Read Next

Nelayan Tanbu Ditemukan Tewas di Laut

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: